Monday, October 10, 2011

Antisawit Australia Tak Pengaruhi Ekspor Sawit RI

JAKARTA - Walaupun Australia mengeluarkan pernyataan antisawit, hal tersebut tidak memiliki dampak dan pengaruh terhadap ekspor sawit Indonesia ke beberapa negara.

"Enggak ada masalah, karena ekspor sawit ke Australia kecil, hanya sekira seratusan," ungkap Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Pengekspor Kelapa Sawit Indonesia (GPPKI), Fadhil Hasan, saat dihubungi okezone, Kamis (14/7/2011).

Pihaknya menjelaskan, pernyataan tersebut tidak memiliki dampak yang menjadi pengaruh, jika Australia membuat suatu Undang Undang (UU) terkait kelapa sawit.

"Akan menjadi masalah jika mereka membuat UU terkait permasalahan lingkungan yang dihasilkan dari kelapa sawit, dan itu merupakan citra buruk bagi sawit," ungkapnya.

Menurutnya, itu merupakan strategi dari partai yang bersangkutan, persoalan sawit tentang lingkungan sudah ada sejak era 90-an. "Persoalan lingkungan ada sejak 90-an, tapi tidak terbukti," ungkapnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Australia mengeluarkan pernyataan antisawit tersebut disebabkan karena dalam minyak sawit terdapat lemak jenuh dengan tingkat yang terlalu tinggi, sehingga membahayakan kesehatan. (ade)
(diktip dari www.okezone.com)

No comments:

Post a Comment